We got the beat that makes your booty go!!

Can you keep up, baby boy? Bring the noise, hit us hard!! Make us lose our breath.. If you can't make me say OOO Like the beat of this drum Why you ask for some and you really want none?? If you can't make me say OOO Like the beat of this groove You don't have no business in this here's your papers Baby you are dismissed, dismissed, dismissed, dismissed, dismissed!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Monday, June 27, 2005

KiSaH YaNg TaK PeRnAh BeRaKhIR....

Suatu hari di sebuah sekolah SMU swasta..
"Ta!!! cepetan donk... ntar telat nih!!!" kata Putri kepada nita... "iya..iya tunggu donk... lia aja blum dateng..." ocehan nita membuat putri gak sabar... well.. hari ini putri memang berencana bertemu dengan pujaan hatinya.. sudah 2 hari sejak pertandingan antar sekolah berjalan, putri mengagumi seseorang.. makhluk yang berasal dari sekolah lain... makhluk yang memang jago bermain volley... dari pertama kali melihat, putri sudah jatuh cinta pada pandangan pertama..( mereka bertiga masih duduk di bangku sma 1)

2 hari yang lalu.. putri datang ke cc hanya sekedar iseng2.. sebenarnya tak pernah terlintas dalam pikirannya untuk melihat pertandingan olah raga, maklum.. putri itu gak suka olah raga.. benci kena panas.. pinginnya kalo pulang sekolah langsung tidur di kamarnya yang adem... tapi ntah ada angin apa ia memaksakan diri untuk pergi juga... setelah turun dari mobil.. dengan agak males ia berjalan menuju gerbang cc(sekolah khusus cowo)tak disangka ia melihat segerombolan anak muda yang sedang berkumpul.. dari seragamnya memang bisa ditebak itu dari db2.. dengan acuh putri berjalan... tapi tiba2... lho lho lho..putri terkejut melihat seorang cowo.. paling tinggi diantara semuanya.. sehingga tidak sulit baginya untuk mencuri2 pandang... dan ketika itu juga hatinya deg deg-an....

"put..hei... si lia uda dateng tuh... mau jalan gak??" panggilan nita membangunkan putri dari lamunannya.. "eh.. iya.. yuk kita berangkat.. takut telat nih..." sahut putri.. mereka bertiga.. berjalan dari sekolahnya ke cc.. memang gak terlalu jauh, tapi dibilang terlalu dekat juga ngga.. tapi mereka rela... rela demi melihat pujaan hatinya bertanding..

putri, lia, dan nita.. mereka sebenernya belum berteman lama.. sama2 kenal juga baru 2 hari yang lalu.. saat itu.. putri yang sedang mengagumi si nomor 7.. cowo yang ditaksir pada pandangan pertama itu.. begitulah putri memanggilnya karena saat itu ia tidak tau namanya.. ketika memberikan dukungan hari itu.. tiba2 ada yang berteriak di sebelah kirinya.. " tiga!! tiga!!" lalu sebelah kanannya " lima!! lima!!" hm... putri merasa seperti di tempat pacuan kuda.. mereka bertiga sama2 meneriakkan nomor yang berbeda.. akhirnya putri memutuskan untuk berkenalan dengan kedua2nya.. dari situ lah diketahui bahwa nita penggemar nomor 5.. dan lia nomor 3... obrol punya obrol... akhirnya putri tau juga nama dan sekolah si nomor 7 itu...

"duh... cape nih ta..masi jauh gak sih??" keluh putri.. "sabar put.. uda mau nyampe kok" kata nita menenangkan putri.. kira2 15 menit kemudian.. ketika putri sudah hampir kehabisan nafasnya.. akhirnya sampai juga mereka bertiga di cc...dengan segera mereka bertiga menuju lapangan volley.. pertandingan baru akan dimulai... putri bisa melihat dengan jelas cowo itu sedang latihan sambil berbaris.. putri tertawa geli... tertawa melihat cowo itu sedang bercanda dengan teman2nya... dalam hati.. putri meyakinkan dirinya untuk dapat berkenalan dengan no 7.." pokoknya gue mesti dapetin no telp nya nih" kata putri kepada lia.. lia menatapnya dengan serius.." put.. lu ntar tanyain buat gue ya." dengan tersenyum putri menjawab "kok lu menjadikan gue sebagai umpan??"
"soalnya gue merasa lu pasti akan mendapatkan nomor dia put.. "
"tapi gue juga gak brani.. ntar gue suruh orang lain aja deh.. kan gue juga malu kalo ternyata dia menolak memberikan no telp gimana??" putri mulai kawatir..
"udah.. udah.. ntar gue aja deh..." sahut nita tiba2...
putri dan lia cuma bisa menaruh harapan pada nita.. dari smuanya memang nita yang paling berani...

usai pertandingan.. ternyata nita tak sesuai yang diharapkan.. dia juga gak brani menanyakan no telp nya... putri dan lia uda gemes melihat nita.. untung ada temen yang bertugas sebagai scoreboard.. cepet2 putri panggil.."sil!!! sil!!! sini deh..." teriah putri..
"ada apa say??" ucap sisil dengan santainya
"bantuin gue donk.. mintain no telp yang no 7 ituuu... pls.....pls...." kata putri dengan manjanya...
"ah gila lu.. gue kan gak suka ama dia.. kalo ntar disangka gue yang suka gimana??"
"bilang aja buat temen lu sil... ok?? ok?? mau yah... pls..."
"yeeehhh... ya udah.. tunggu ya..." dengan segera sisil membalikkan badannya.. putri bisa melihat sisil dikejauhan sedang berbicara dengan no 7... agak berharap2 cemas memang... dan tiba2 cowo itu melihat ke arahnya.. "duh...." dalam hati putri merasa salah tingkah... lalu sisil berjalan menemui putri lagi... ia menyerahkan secarik kertas kepadanya..." tuh nomornya... uda seneng blum??" tanya sisil.. "duhhhhhhhhh thx banget sayyyyyyyyyyyyyy... luv uuuuuuuu...." teriak putri

yah itulah kisah perkenalannya... beberapa hari setelah itu.. pertandingan pun berakhir.. putri sudah tidak pernah bertemu dengan lia... nita pun jarang.. suatu hari putri mengajak nita pergi ke pelabuhan ratu.. saat itu lia tidak bisa ikut.. nita memutuskan untuk menelpon.. berhubung putri gak brani.. nita lah yang memulai pembicaran terlebih dahulu.. putri cuma ikut menguping.. obrol punya obrol.. putri kecewa.. kecewa karena sang pujaan hati tidak sedewasa yang ia kira.. dan ia memutuskan untuk mengakhiri telponnya.. sejak itu.. hubungan di telp itu adalah yang pertama dan terakhir.. selanjutnya putri mulai melupakan co itu...

hari ke hari.. bulan ke bulan.. dan tahun ke tahun.. akhirnya putri lulus sma juga... lalu ia kuliah.. sudah hampir 3 tahun sejak perkenalannya dengan no 7.. putri sudah melupakan.. dan ia pun sudah memiliki seseorang.. tiba2...ketika ia sedang nonton tv.. putri mendengar suara berisik..putri yakin itu pasti suara dari teman2 adiknya datang menjemput...putri mempunya seorang adik lelaki yang tidah jauh beda umurnya.. saat itu ia mendengar suara yang tidak asing lagi.. dan ketika ia menoleh.. OMG!!!! si 7???????????? nomor 7 disini?????????? dan cowo itu pun menatapnya terbengong2... ternyata dia mengenal adik nya itu di tempat game.. saat itu game CS memang sedang meledak... berhubung putri sudah punya seseorang.. begitupun cowo itu... putri tidak ambil pusing..
hari berikutnya cowo itu menginap di rumahnya.. berikutnya datang dengan ce nya.. begitulah seterusnya... sampai hampir 2 tahun berlalu.. tidak ada obrolan apapun... hanya sekedar menyapa jika bertemu...

dan suatu ketika... cowo itu memberikan testi melalui FS kepadanya.. dan putri pun membalasnya.. gak disangka mereka main msg2 di FS.. dan mulai lah menelpon kembali... awalnya gak ada perasaan apa2... tapi ketika cowo itu mengajaknya pergi.. putri mau2 aja.. berhubung sedang libur.. dan putri sudah cukup bosan di rumah.. mereka pun pergi berdua seharian penuh.. dari situ lah baru putri tau.. ternyata diantara mereka banyak kesamaan.. kesukaan.. bahkan menurut putri.. cowo ini jauh lebih dewasa dibanding saat dia mengenalnya dulu.. tak lama setelah itu.. putri pun mulai terpesona.. bukan karena fisiknya yang ganteng.. tapi emang karena kesamaan yang mereka miliki...

beberapa hari kemudian.. muncul pernyataan yang mengejutkan dari cowo itu.. ia mengaku bahwa sebenernya dia pun tertarik dengan putri ketika sma dulu.. tapi sayangnya putri hanya menelpon sekali dan dia pun belum sempat menanyakan no telp putri.. dan setahun setelah itu.. ketika ia datang bertanding lagi.. ia memang berharap putri ada.. tapi ia tidak melihat tanda2 gadis itu... padahal.. walaupun putri ilfil ama tuh co... tapi putri mengaguminya saat cowo itu bermain volley.. dan putri ada di tiap pertandingan.. hanya saja kali itu putri sudah tidak tertarik mengejarnya.. hanya mengagumi saja..

Now...
yap... kami jadian... gak disangka2 ternyata cowo itu sayang banget ama putri.. dan putri pun benar2 jatuh cinta.. pasalnya... cowo itu bener2 memperlakukan putri seperti princess nya.. hal itu bisa dilihat dari penggalan kata2 yang ditulis cowo itu kepada putri melalui sms..

"Hey Honeyku.. bobo ya.. thank you hari ini uda memberi aku kesempatan untuk bahagia.. dan bahagiakan kamu..dun 4get to pray for us.. wanna be with u always.. nite my princess.. sliptite.. dream about us dear.. miss u so much.. sayang kamu putri..."

"inget ya, i love u, and i'll do the best that i can do to make you happy"

"ask me how much I LOVE YOU... the answer is 4EVER... ask me if i'll ever LEAVE YOU.. the answer is NEVER... ask me what do i NEED... the answer is YOU... ask what do i WANT.. the answer is be CLOSE TO YOU..."



well.. ini hanya sebuah cerita... cerita sederhana.. tapi mengapa diberi judul "kisah yang tak pernah berakhir??" jawabannya... karena co itu bilang..
"aku mau kamu jadi yang terakhir buat aku..."
hm... akan ada cerita lain..yang lebih mengharukan yang bisa diukir dan diceritakan selama mereka hidup.. yang membuat kisah ini tidak berakhir disini...

Tuesday, June 21, 2005

Seriously, they thought we're Americans!!


waiting for the train..


and death metal was the reason why there's a time when we were stuck in a karaoke joint... soon after leaving the RUB Sommerfest... with christoph.. fajar.. and christoph..

Tuesday, June 14, 2005

Next Blog Entry: Lost in a Modern Maze??

Listening to: nothin really, i'm in the "Bio und Chemie" building right now, just waiting for the next class (hahah, this is so unnecessary!!)

Right here, right now.. as i write this post, i was listening to the deadly boring lecturer in the University of Dortmund. I found out that most of the lecturers are so boring, just as the usual ones i have back then in my university.. However, despite the intangible boredom that prevailed, predominating my mind to my highest consciousness, came a fun fact when i suddenly realized that even my deepest intuition can never have its place in a plausible, prodigious art of the German architecture. It is when Anisa and I got lost in a modern maze of the mathematic building at Uni Dortmund as we can hardly hold our natural needs to go to the toilet.
It seemed that even our rational interpretations weren't enough to get through the brains of the architect. We couldn't even imagine what kind of things he/she might think about while designing the building in the first place. Well of course we thought that the "D" letter which marks the ladies' toilet must be of somewhere near or closely linked to the "H" mark, indicating the men's toilet. Unsurprisingly, as we follow the half-round-yet-unclearly-formed corridor, it turned out that there's a dead end waiting for us on the edge. Apparently, that "D" mark's available on the so-far-away-other side of the building.. Ain't it confusing? That corridor must be so unnecessary then.. it leads to.. nothing!! yeaaaa!! like what the fuck?..and even worse than that,..before we enterred the class we were so mazed by the fact that their numeral class code has absolutely no sense, so trying to find it otherwise would end up resultless. Besides that,...the map makes no more sense than the numeral code either. i mean, come on, we were dead confused when we enterred the math building supposing to find an M in front of every class number (M for Math,..supposedly),..but when we got there, it turned out that every class in the building starts with an E!! apparently, for some random reason i don't know what,..they have twistedly changed the M to an E,.(and i say once more; what the fuck?)...what's the freaking correlation between an M and an E anyway? they arent even close to each other in our well-known alphabetical order.
Anddd, another fun fact thing is that our statistic class is located underground, which is more similar to that of an underground prison than a so-regarded-modern building.. Anyway, i guess we'll still be dealing with this intricate, complicated, yet marvelous German... thingy.
However, when it comes to analysis, it's interesting to compare our precedent hypothesis about Germany and the Germans in general to the reality we're facing prior to living in Germany and its cultural surface..
Meanwhile, you guys can check out our photographs here but up to now i only have a few of it.. Also dann, bis später!!

.: ThiS iS FeL :.

Wednesday, June 08, 2005

More to the Independent Woman.. With NO Cordon Bleu, please!!

Listening to: Black Eyed Peas - Don´t Phunk With My Heart
"I wonder if I take you home.. Would you still be in love, baby (in love, baby).. Don’t you worry ‘bout a thing, baby.. Cause you know you got me by a string, baby.."


Wednesday afternoon.. once again here in Bochum, Germany. I´d say it´s more like a fake sunny day, as the sunlight penetrates through my window, while the temperature is actually about 10 celcius degree or even less, and the freezing wind won´t seem to stop. Meanwhile, here I am sitting infront of Alejandro´s laptop, trying hard to finish my assignment as suggested by Kajol, which seems to never get satisfied with our currently-already-54-pages-yet-so-far-from-perfection writing about Afghanistan transnationalisation process.
Well, it is not actually the center of the purpose of this post though.. Despite my excitement of being here in Bochum, my head doesn´t seem to be able to get rid of the sensitivity of the mega full thoughts circling my brain and mind, with regards to the unfinished assignments from my university. I feel mega bored right now.. and therefore I decided to write a posting for my blog.

Alrighty, let me now come up with a story. As a student here, regardless of how spoil I was back then in Jakarta (since every single little thing to do related to cooking and cleaning the house are done by the housemaids), for sure I have to force myself to be so much of an independent woman i´ve never been before.. haha.. Well, there´s a saying that there must always be the first time for everything. That explains.. This afternoon I felt so hungry, and there´s no other way but making lunch by myself, since no one was home. So, in order to feed my nearly empty stomach, unlike the grand, delicious, complete and healthy meals that I always had at Kevin´s place everytime I went there, I decided to make a tuna salad and fry a huge piece of chicken cordon bleu that´s left in the freezer. Of course there´s a consideration that I don´t have plenty of time to cook for the time being.. Apparently, it´s the first time for me to fry a cordon bleu. To tell you the truth, it was a huge mess I was making.. It surprised me so much when that damn gigantic piece made the oil totally bursted and blew up!! It´s as if I was in a war zone that I had to cover myself with a cap of a boiler (which i don´t even know to whom it belongs :P).. It totally freaked me out there!!! And at the end of the extraordinary freaky and extremely anomalous frying, the outer layer of the cordon bleu became totally black.. That was a genuine total disaster.. Moreover, the funny thing was that the inner part of that damn thick piece was still undone!!!! Okay.. i´m being unfair to the cordon bleu. I know there must be some mistake I had done.. but this is so much of an effort to have a lunch!!

So, I then ended up eating a delicious tuna salad, which apparently made me go to the bathroom for more than 3 times!!!! OMG what´s with the food anyway?? Can´t I just have a simple healthy meal I´ve always had?? Honestly speaking, I´ve made meals myself since I came here.. and it turned out that I CAN cook well, thx to Anisa and Jelena.. Well, there´s still a long way to go, and in a period of two months later, I gotta put more efforts for the independent me.. haha, I did everything successfully afterall (of course not to mention the cordon bleu disaster I just had).. laundry done, clean-ups done, let´s figure out what´s more to do later.. Meanwhile, as the time passes by, I´m pretty sure that my sense of belonging to this place is in the process of growing up.. Right now I pretty much miss my family back home.. not to forget Aileen of course.. my beloved best friend.. Hope everything goes well with them.. I´ll call them some time soon. But wait, how´s Gianina?? Well, her mother just told me that she was looking at the map yesterday. She saw Germany on the map and said, “oh mommy aunty Felicia isn't too far from us maybe we can go see her..” Hahahahahahh.. there you go, Gia!! Why don´t you come here visit me?? Hope to see you soon, my lovely niece..
Okay, gotta catch up with Afghanistan thingy again.. later on, lads..

Cheers!!
.: ThiS iS FeL :.